February 4th 2012
This article made for a part of my journey’s flash back last 4 years.
Once upon a time :-D
And the Journey is begin….
December 2008
I call this year as my dark year, The wave of life which bring me a love, a hate, a betrayal and a sense called broken heart. Stop…I don’t wanna make a romance article in here.
Just make an assume from this saying :
“Trust is like a mirror you can fix it when it’s broken, but you can still see the crack in that reflection”
Pembukaanya cukup itu saja yach hehe…
Intinya,
“Kadang memaafkan adalah obat terbaik untuk luka yang kau dapat dari seseorang.”
Selasa, 07 Februari 2012
Senin, 23 Januari 2012
D's Zone
Pusing neh....dah tahun 2012 tapi dekorasi kamar masih itu-itu aja.
Gw kan orangnya bosenan liat sesuatu ga berubah-rubah, termasuk kamar gw.
Di salah satu dindingnya aku buat tulisan dari photo yang akhirnya kebaca sebagai D zone, zona (wilayah D) yang so pasti gw banget lah, secara D nya kan berati Die/Diana hehe....nah untuk tahun 2012, gw maunya tu tembok di coret dengan huruf laen yang walau dikit tapi bisa berarti banyak, setelah ngacak-acak huruf A sampe Z dan minta pendapat temen-temen ketemunya tetep aja ide gw sendiri hehehe....
![]() |
| D Zone |
Gw kan orangnya bosenan liat sesuatu ga berubah-rubah, termasuk kamar gw.
Di salah satu dindingnya aku buat tulisan dari photo yang akhirnya kebaca sebagai D zone, zona (wilayah D) yang so pasti gw banget lah, secara D nya kan berati Die/Diana hehe....nah untuk tahun 2012, gw maunya tu tembok di coret dengan huruf laen yang walau dikit tapi bisa berarti banyak, setelah ngacak-acak huruf A sampe Z dan minta pendapat temen-temen ketemunya tetep aja ide gw sendiri hehehe....
D.EM.O
Apa si yang kebayang kalau disebutin satu kata 'Demo'??
Duh yang kebayang di benak gw si segerombolan orang ngadain unjuk rasa, sambil bawa2 spanduk n macem2 tulisan gitu...sambil ada yang ber orasi gitoooooooo... Hehehe ga pernah liat langsung n akhirnya diberi kesempatan liat langsung kemaren 19 Januari 2012.
Lagi enak2 tidur disela-sela jam istirahat temen gw sms 'katanya di EJIP ada demo ya?' dan tereret.....10 menit kemudian pas gw turun WOW.....
Duh yang kebayang di benak gw si segerombolan orang ngadain unjuk rasa, sambil bawa2 spanduk n macem2 tulisan gitu...sambil ada yang ber orasi gitoooooooo... Hehehe ga pernah liat langsung n akhirnya diberi kesempatan liat langsung kemaren 19 Januari 2012.
Lagi enak2 tidur disela-sela jam istirahat temen gw sms 'katanya di EJIP ada demo ya?' dan tereret.....10 menit kemudian pas gw turun WOW.....
Kamis, 22 September 2011
Konser LP di GBK 21 September 2011 (A Thousand Suns World Tour 2011 )
PIBI………HIKZ ………….T_T
Dan gw gak nonton…
PIBI : “Terus salah sapa donk?”
Ya salah gw…padahal tuh dulu dari jamannya Ari nonton MCR n Deden nonton A7X , gw udah wanti-wanti tuch, kapan ya LP dateng ke Indonesia? Gw bisa nonton gak ya??
Terjawab sudah…gw gak bisa nonton, yakin lesu…hahahaha kemaren pulang kerja gak lembur, kuliah juga bolos, setel music LP kenceng-kenceng, ceritanya si menghibur diri, tapi kog makin sedih. Wkwkwk mana di PT paginya di ledek mulu lagi :-o
“LP keren banget tuch”
“Rame banget tuch semalem…”
“Yach kog lu gak nonton? Kita didepan lowh”
Rabu, 21 September 2011
Cold Note
Aku benci udara ini, aku benci bau ini, bau embun yang menggigiti kulitku, memaksa masuk pada nadiku dan membawa hawa dingin hingga otakku.
“Bodoh sekali kau! Ini siang hari”
Teriakku pada si Otak yang mulai meluncurkan pasukan pembawa sial, yach aku menyebutnya pasukan pembawa sial, karena kerjaannya menginjak-injak dataran di salah satu tanggul dihatiku, membuat pondasinya rapuh dan akhirnya jebol, akibatnya banjir di mataku. Kepalaku mulai berdenyut-denyut tidak karuan, nada yang keluar dan terdengar di telingaku makin mengerikan.
Seperti orkestra pengiring kematian yang sering aku dengar di film-film horor.
”Aku benar-benar ingin menangis...”
“Bodoh sekali kau! Ini siang hari”
Teriakku pada si Otak yang mulai meluncurkan pasukan pembawa sial, yach aku menyebutnya pasukan pembawa sial, karena kerjaannya menginjak-injak dataran di salah satu tanggul dihatiku, membuat pondasinya rapuh dan akhirnya jebol, akibatnya banjir di mataku. Kepalaku mulai berdenyut-denyut tidak karuan, nada yang keluar dan terdengar di telingaku makin mengerikan.
Seperti orkestra pengiring kematian yang sering aku dengar di film-film horor.
”Aku benar-benar ingin menangis...”
Jumat, 16 September 2011
Thanks to My Angels
Kadang sesuatu yang remeh bagi orang lain, teramat berharga buat kita, dan kali ini aku pengin nulis sesuatu yang remeh bagi orang lain itu….
Sebelum kita mulai, aku mau nyapa pibi aku dulu ya….
Pibi, kamu gimana kabar? Lama ya gak aku coret-coret dinding mu hehehe sorry kegiatan gw padat, schedule menumpuk xixixi sok gak kalah artis lah sama artis xixixi
Kamu kangen gak pib, ma akyu? Secara aku kangen sama kamu, sering keinget buat coret-coretan lagi sama kamu, tapi ya itu, waktu kadang gak banyak, kadang aku udah nyusun coretan bagus banget di alam imagiku, tapi begitu ketemu keyboard laptop bawaannya yang dibuka bukan Mrs Word, tapi Mr Music & Mr Video Player, mana yang dibuka musik-musik gak jelas lagi (Begitu si pendapat para tetangga kayaknya) kapan-kapan aku kenalin juga deh si cakep Bruno Mars, si cantik Taylor Swift (eh inget dia bukan penjahit yak), tapi kali ini aku lebih tertarik untuk ngenalin orang-orang baik disekitar aku, kalo bisa dibilang mereka Itu angel beside me dah wkwkkwkkw (terbang semua kalau mereka sampai ngedapatin tulisan ini).
N this is the story abaut me (the evil) and my angels (inget pake ‘s’) karena angel-ku,
Sabtu, 27 November 2010
Luph U just Way U are
Duh Buset dah senyumnya.....maniz banget gw tersepona ma nih orang wkkwkwkwkwkk
check thiz out
Lyric Just The Way you Are - Bruno Mars
Oh her eyes, her eyes
Make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying
Kamis, 29 April 2010
Jumat, 19 Maret 2010
......pROTESt..........

Caution!!!
These sentences not for anybody…Its just for particular need in d future, just 4 myself, I don’t mind to publication, I just want to remind thiz sometimes n I afraid if I made it privacy or with a password I’ll forget like previouses…But if U going to read these, or U’ve read these…Promise me that U’ll never made a complain….
Aku benci harus kembali ke saat-saat seperti ini….
“……..Apa yang ku berikan tak pernah jadi kehidupan, semua yang ku inginkan menjauh dari kehidupan…Tempatku melihat, dibalik awan…Aku melihat dibalik hujan…tempatku terdiam, tempat bertahan….aku terdiam dibalik hujan………..”(Peterpan-Dibalik Awan)
Kadang aku ingin protes pada-Nya, Why should I??? Why Should I? Why Should I?
These sentences not for anybody…Its just for particular need in d future, just 4 myself, I don’t mind to publication, I just want to remind thiz sometimes n I afraid if I made it privacy or with a password I’ll forget like previouses…But if U going to read these, or U’ve read these…Promise me that U’ll never made a complain….
Aku benci harus kembali ke saat-saat seperti ini….
“……..Apa yang ku berikan tak pernah jadi kehidupan, semua yang ku inginkan menjauh dari kehidupan…Tempatku melihat, dibalik awan…Aku melihat dibalik hujan…tempatku terdiam, tempat bertahan….aku terdiam dibalik hujan………..”(Peterpan-Dibalik Awan)
Kadang aku ingin protes pada-Nya, Why should I??? Why Should I? Why Should I?
Senin, 11 Januari 2010
Silent

Bukan ini yang seharusnya Q tulis
Bukan ini yang seharusnya kau baca
Hanya saja Q pikir sudah tidak berguna...
Berjuta pertanyaan bergelayutan di ranting otakku, dan aku tidak pernah mendapatkan jawabannya. Tapi bisa jadi akulah yang tidak mau berlapang dada menerima jawaban sebenarnya, dan aku selalu berdalih bahwa tidak ada jawaban dari pertanyaanku, dan aku sendiri yang menjebak diriku dalam kebingungan, aku tidak mau menerima logika, dan aku terdiam. Protesku juga banyak tapi Q bungkam diriku karena Q tahu akan ada yang terluka bila rentetan huruf ini Q susun jadi sebilah pedang.
Kenapa Q cuma berani mengambil satu jawaban untuk semua protes yang sia-sia, untuk semua kemarahan yang tak guna, untuk semua kesalahan yang berulang, untuk semua kebodohan, kebingungan dan ketidaksanggupanku, kebencian bahkan rasa sayang yang melata, kenapa Q cuma bisa bersemayam dalam satu kata DIAM??
Bukan ini yang seharusnya kau baca
Hanya saja Q pikir sudah tidak berguna...
Berjuta pertanyaan bergelayutan di ranting otakku, dan aku tidak pernah mendapatkan jawabannya. Tapi bisa jadi akulah yang tidak mau berlapang dada menerima jawaban sebenarnya, dan aku selalu berdalih bahwa tidak ada jawaban dari pertanyaanku, dan aku sendiri yang menjebak diriku dalam kebingungan, aku tidak mau menerima logika, dan aku terdiam. Protesku juga banyak tapi Q bungkam diriku karena Q tahu akan ada yang terluka bila rentetan huruf ini Q susun jadi sebilah pedang.
Kenapa Q cuma berani mengambil satu jawaban untuk semua protes yang sia-sia, untuk semua kemarahan yang tak guna, untuk semua kesalahan yang berulang, untuk semua kebodohan, kebingungan dan ketidaksanggupanku, kebencian bahkan rasa sayang yang melata, kenapa Q cuma bisa bersemayam dalam satu kata DIAM??
Langganan:
Postingan (Atom)






