Apa si yang kebayang kalau disebutin satu kata 'Demo'??
Duh yang kebayang di benak gw si segerombolan orang ngadain unjuk rasa, sambil bawa2 spanduk n macem2 tulisan gitu...sambil ada yang ber orasi gitoooooooo... Hehehe ga pernah liat langsung n akhirnya diberi kesempatan liat langsung kemaren 19 Januari 2012.
Lagi enak2 tidur disela-sela jam istirahat temen gw sms 'katanya di EJIP ada demo ya?' dan tereret.....10 menit kemudian pas gw turun WOW.....
Senin, 23 Januari 2012
Kamis, 22 September 2011
Konser LP di GBK 21 September 2011 (A Thousand Suns World Tour 2011 )
PIBI………HIKZ ………….T_T
Dan gw gak nonton…
PIBI : “Terus salah sapa donk?”
Ya salah gw…padahal tuh dulu dari jamannya Ari nonton MCR n Deden nonton A7X , gw udah wanti-wanti tuch, kapan ya LP dateng ke Indonesia? Gw bisa nonton gak ya??
Terjawab sudah…gw gak bisa nonton, yakin lesu…hahahaha kemaren pulang kerja gak lembur, kuliah juga bolos, setel music LP kenceng-kenceng, ceritanya si menghibur diri, tapi kog makin sedih. Wkwkwk mana di PT paginya di ledek mulu lagi :-o
“LP keren banget tuch”
“Rame banget tuch semalem…”
“Yach kog lu gak nonton? Kita didepan lowh”
Rabu, 21 September 2011
Cold Note
Aku benci udara ini, aku benci bau ini, bau embun yang menggigiti kulitku, memaksa masuk pada nadiku dan membawa hawa dingin hingga otakku.
“Bodoh sekali kau! Ini siang hari”
Teriakku pada si Otak yang mulai meluncurkan pasukan pembawa sial, yach aku menyebutnya pasukan pembawa sial, karena kerjaannya menginjak-injak dataran di salah satu tanggul dihatiku, membuat pondasinya rapuh dan akhirnya jebol, akibatnya banjir di mataku. Kepalaku mulai berdenyut-denyut tidak karuan, nada yang keluar dan terdengar di telingaku makin mengerikan.
Seperti orkestra pengiring kematian yang sering aku dengar di film-film horor.
”Aku benar-benar ingin menangis...”
“Bodoh sekali kau! Ini siang hari”
Teriakku pada si Otak yang mulai meluncurkan pasukan pembawa sial, yach aku menyebutnya pasukan pembawa sial, karena kerjaannya menginjak-injak dataran di salah satu tanggul dihatiku, membuat pondasinya rapuh dan akhirnya jebol, akibatnya banjir di mataku. Kepalaku mulai berdenyut-denyut tidak karuan, nada yang keluar dan terdengar di telingaku makin mengerikan.
Seperti orkestra pengiring kematian yang sering aku dengar di film-film horor.
”Aku benar-benar ingin menangis...”
Jumat, 16 September 2011
Thanks to My Angels
Kadang sesuatu yang remeh bagi orang lain, teramat berharga buat kita, dan kali ini aku pengin nulis sesuatu yang remeh bagi orang lain itu….
Sebelum kita mulai, aku mau nyapa pibi aku dulu ya….
Pibi, kamu gimana kabar? Lama ya gak aku coret-coret dinding mu hehehe sorry kegiatan gw padat, schedule menumpuk xixixi sok gak kalah artis lah sama artis xixixi
Kamu kangen gak pib, ma akyu? Secara aku kangen sama kamu, sering keinget buat coret-coretan lagi sama kamu, tapi ya itu, waktu kadang gak banyak, kadang aku udah nyusun coretan bagus banget di alam imagiku, tapi begitu ketemu keyboard laptop bawaannya yang dibuka bukan Mrs Word, tapi Mr Music & Mr Video Player, mana yang dibuka musik-musik gak jelas lagi (Begitu si pendapat para tetangga kayaknya) kapan-kapan aku kenalin juga deh si cakep Bruno Mars, si cantik Taylor Swift (eh inget dia bukan penjahit yak), tapi kali ini aku lebih tertarik untuk ngenalin orang-orang baik disekitar aku, kalo bisa dibilang mereka Itu angel beside me dah wkwkkwkkw (terbang semua kalau mereka sampai ngedapatin tulisan ini).
N this is the story abaut me (the evil) and my angels (inget pake ‘s’) karena angel-ku,
Sabtu, 27 November 2010
Luph U just Way U are
Duh Buset dah senyumnya.....maniz banget gw tersepona ma nih orang wkkwkwkwkwkk
check thiz out
Lyric Just The Way you Are - Bruno Mars
Oh her eyes, her eyes
Make the stars look like they're not shining
Her hair, her hair
Falls perfectly without her trying
Kamis, 29 April 2010
Jumat, 19 Maret 2010
......pROTESt..........

Caution!!!
These sentences not for anybody…Its just for particular need in d future, just 4 myself, I don’t mind to publication, I just want to remind thiz sometimes n I afraid if I made it privacy or with a password I’ll forget like previouses…But if U going to read these, or U’ve read these…Promise me that U’ll never made a complain….
Aku benci harus kembali ke saat-saat seperti ini….
“……..Apa yang ku berikan tak pernah jadi kehidupan, semua yang ku inginkan menjauh dari kehidupan…Tempatku melihat, dibalik awan…Aku melihat dibalik hujan…tempatku terdiam, tempat bertahan….aku terdiam dibalik hujan………..”(Peterpan-Dibalik Awan)
Kadang aku ingin protes pada-Nya, Why should I??? Why Should I? Why Should I?
These sentences not for anybody…Its just for particular need in d future, just 4 myself, I don’t mind to publication, I just want to remind thiz sometimes n I afraid if I made it privacy or with a password I’ll forget like previouses…But if U going to read these, or U’ve read these…Promise me that U’ll never made a complain….
Aku benci harus kembali ke saat-saat seperti ini….
“……..Apa yang ku berikan tak pernah jadi kehidupan, semua yang ku inginkan menjauh dari kehidupan…Tempatku melihat, dibalik awan…Aku melihat dibalik hujan…tempatku terdiam, tempat bertahan….aku terdiam dibalik hujan………..”(Peterpan-Dibalik Awan)
Kadang aku ingin protes pada-Nya, Why should I??? Why Should I? Why Should I?
Senin, 11 Januari 2010
Silent

Bukan ini yang seharusnya Q tulis
Bukan ini yang seharusnya kau baca
Hanya saja Q pikir sudah tidak berguna...
Berjuta pertanyaan bergelayutan di ranting otakku, dan aku tidak pernah mendapatkan jawabannya. Tapi bisa jadi akulah yang tidak mau berlapang dada menerima jawaban sebenarnya, dan aku selalu berdalih bahwa tidak ada jawaban dari pertanyaanku, dan aku sendiri yang menjebak diriku dalam kebingungan, aku tidak mau menerima logika, dan aku terdiam. Protesku juga banyak tapi Q bungkam diriku karena Q tahu akan ada yang terluka bila rentetan huruf ini Q susun jadi sebilah pedang.
Kenapa Q cuma berani mengambil satu jawaban untuk semua protes yang sia-sia, untuk semua kemarahan yang tak guna, untuk semua kesalahan yang berulang, untuk semua kebodohan, kebingungan dan ketidaksanggupanku, kebencian bahkan rasa sayang yang melata, kenapa Q cuma bisa bersemayam dalam satu kata DIAM??
Bukan ini yang seharusnya kau baca
Hanya saja Q pikir sudah tidak berguna...
Berjuta pertanyaan bergelayutan di ranting otakku, dan aku tidak pernah mendapatkan jawabannya. Tapi bisa jadi akulah yang tidak mau berlapang dada menerima jawaban sebenarnya, dan aku selalu berdalih bahwa tidak ada jawaban dari pertanyaanku, dan aku sendiri yang menjebak diriku dalam kebingungan, aku tidak mau menerima logika, dan aku terdiam. Protesku juga banyak tapi Q bungkam diriku karena Q tahu akan ada yang terluka bila rentetan huruf ini Q susun jadi sebilah pedang.
Kenapa Q cuma berani mengambil satu jawaban untuk semua protes yang sia-sia, untuk semua kemarahan yang tak guna, untuk semua kesalahan yang berulang, untuk semua kebodohan, kebingungan dan ketidaksanggupanku, kebencian bahkan rasa sayang yang melata, kenapa Q cuma bisa bersemayam dalam satu kata DIAM??
Selasa, 29 Desember 2009
Step Up to The Street!!

I'm My Own Worst Enemy
Dulu aku pernah bilang saat harus memilih “Lebih baik meninggalkan atau ditinggalkan”
Aku bilang aku lebih baik ditinggalkan, karena akan terlihat seolah aku yang tersakiti, aku yang jadi korban, dan kenyataannya ....... rasanya memang sakit tapi saat sebaliknya aku harus jadi pelaku, aku harus jadi terdakwa, akulah aktornya, akulah pemeran utamanya sekarang ,,,, rasanya jauh lebih menyesakkan. Menghilangkan tak jauh lebih susah dari pada diharuskan kehilangan.
Saat dia meninggalkanku, aku merasa kehilangan, dan itu menyakitkan…tapi karena keadaan memaksaku…..rasanya jauh lebih mudah. Dan kini tanpa paksaan dari keadaan, aku harus menghilangkannya, bukan siapapun yang memaksa tapi aku memang harus memaksa diriku sendiri.
Dulu aku pernah bilang saat harus memilih “Lebih baik meninggalkan atau ditinggalkan”
Aku bilang aku lebih baik ditinggalkan, karena akan terlihat seolah aku yang tersakiti, aku yang jadi korban, dan kenyataannya ....... rasanya memang sakit tapi saat sebaliknya aku harus jadi pelaku, aku harus jadi terdakwa, akulah aktornya, akulah pemeran utamanya sekarang ,,,, rasanya jauh lebih menyesakkan. Menghilangkan tak jauh lebih susah dari pada diharuskan kehilangan.
Saat dia meninggalkanku, aku merasa kehilangan, dan itu menyakitkan…tapi karena keadaan memaksaku…..rasanya jauh lebih mudah. Dan kini tanpa paksaan dari keadaan, aku harus menghilangkannya, bukan siapapun yang memaksa tapi aku memang harus memaksa diriku sendiri.
Selasa, 22 Desember 2009
An Evil Beside U

I’m not a princess, I’m just a girl like others ‘till I thought that I was grew become 50% angel and plus 50% evil. I try to rebel when I felt borred, I try to search something new when its going empty make me insane, try to step up to the street, breath outside, left my ordinary.I don’t know anything about live ‘till it comes to me bring the bitter and sweet. N the story begun….
Yupz…I got a freedom to be myself, I try to know who am i? and got it…yupz I don’t know myself. I got a door with a warning “Do not enter or U’ll addicted,
Yupz…I got a freedom to be myself, I try to know who am i? and got it…yupz I don’t know myself. I got a door with a warning “Do not enter or U’ll addicted,
Langganan:
Postingan (Atom)





